Kasus Ujaran Kebencian Natalius Pigai, Polri Terapkan Konsep Presisi

Kasus Ujaran Kebencian Natalius Pigai, Polri Terapkan Konsep Presisi

2 KJAKARTA || HALLO JATIM – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan aparat kepolisian akan menerapkan konsep Presisi atau pemolisian prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dalam mengusut kasus dugaan tindakan More »

Alap-alap Sepeda Motor, Tersungkur di Terjang Timah Panas Unit Reskrim Polsek Tambaksari

Alap-alap Sepeda Motor, Tersungkur di Terjang Timah Panas Unit Reskrim Polsek Tambaksari

3 KSURABAYA || HALLO JATIM – Hendrawan Hariyanto (21), tersungkur saat timah panas Anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya menerjang tepat pada kedua kakinya. Pemuda asli Dusun Asem Kandang, Desa Prajegan, More »

Unit Reskrim Polsek Blega Ringkus Pengedar Sabu-sabu Asal Blega

Unit Reskrim Polsek Blega Ringkus Pengedar Sabu-sabu Asal Blega

5 KBANGKALAN || HALLO JATIM – Bisnis terlarang Moh. Roni (30), terhenti saat Anggota Unit Reskrim Polsek Blega Polres Bangkalan meringkusnya pada hari Kamis Siang (07/01/2021) sekira pukul 11.15 Wib, di depan More »

Polres Gresik Berhasil Meringkus 4 Pelaku Curanmor

Polres Gresik Berhasil Meringkus 4 Pelaku Curanmor

4 KGRESIK || HALLO JATIM – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan tindak pidana pencurian sepeda motor. Dalam Konferensi Pers tersebut Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus 4 More »

Unit Reskrim Polsek Jambangan Gagalkan Peredaran Uang Palsu 245,9 Juta

Unit Reskrim Polsek Jambangan Gagalkan Peredaran Uang Palsu 245,9 Juta

7 KSURABAYA || HALLO JATIM – Unit Reskrim Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya pimpinan Iptu Marji Wibowo berhasil gagalkan peredaran Uang Palsu (Upal) senilai 245,9 juta rupiah. Dan tangkap 3 orang tersangka yakni More »

 

Awas !!! Lokasi Parkir Monkasel Surabaya Tidak Aman

217 K

 

Lokasi parkir wisata Monkasel Surabaya

SURABAYA (HALLO JATIM) – Keamanan parkir wisata Monumen Kapal Selam (Monkasel) tak lagi aman. Setidaknya jangan sampai karcis parkir hilang. Sebab bila hilang bisa saja sepeda motor anda juga raib. Karena tanpa menunjukan STNK sepeda motor bisa melenggang keluar parkiran.

Malam itu, Kamis, 20/12/2018, sekitar pukul 21.20 WIB adalah hari naas dialami Nuraini alias Nuril (19). Warga Jalan Sidodadi Lor A Nomor 170, Surabaya, usai jalan-jalan di Monumen Kapal Selam (Monkasel) bersama pacarnya, saat keluar hendak mengambil sepeda motor Scoopy warna cream miliknya, sudah tidak ada di tempat, alias hilang.

Spontan Nuril bertanya kepada tukang parkir yang menjaganya. “Lho pak, mana sepeda motorku?,” tanya Nuril kepada tukang parkir. Saat menjelaskan ke awak media.

Namun, dengan enteng tukang parkir paruh baya bernama Sarimin itu mengatakan sudah tidak ada lagi motor yang terparkir, semua sudah keluar, diambil pemilik.

100%

Sontak, Nuril lemas, duduk bersimpuh sambil menangis. Kemudian, diketahui kalau karcis parkirnya memang hilang dan saat mengambil motor Scoopy nya, dia tidak menunjukkan karcis. Namun, hilangnya karcis Nuril bukan menjadi alasan, dia masih memegang kunci motor.

Dia pun menegaskan ada yang janggal. Diantaranya saat dirinya mengorek-ngorek kotak sampah kumpulan karcis parkir. “Logikanya kalau ada yang keluar termasuk yang bawa motor Scoopy saya, karcis parkirnya pasti ada di tempat itu,” terang Nuril sambil menunjuk tempat sobekan karcis. Kamis, (20/12/18), malam.

Yang juga janggal, hilangnya karcis Nuril jika ditemukan oleh pengunjung Monkasel pasti akan dikembalikan ke petugas parkir. Seandainya tidak dikembalikan atau karcis tidak ada yang menemukan, hal yang juga aneh ‘pencuri’ motor Nuril keluar membawa Scoopy bagaimana caranya?.

“Itu yang membuat saya juga heran,” tambah remaja putri itu. Malam itu, karena tidak mendapat jawaban melegakan dari tukang parkir. Akhirnya Nuril, dengan dijemput tiga saudaranya, memutuskan untuk pulang.

Berikut, ciri motor Scoopy milik Nuril, STNK atas nama Umar Faruk, warna Cream, Nomor Polisi L 2092 TJ Alamat STNK Jalan Arimbi 3 No 9D, Surabaya.

Sementara, Suli pekerja parkir lainnya meminta agar korban tidak ramai atau memperuncing peristiwa kehilangan itu. “Sudah, jangan ramai-ramai dulu, kita laporkan kepada juragan parkir saya Haji Hafi, bagaimana pun juga kita laporan dulu, kalau memang keputusannya gimana kita sampaikan,” tambah Suli yang tergolong senior sebagai pekerja parkir di Monkasel.

Sementara, pihak pengelola parkir Monkasel berkelit dengan berdalih kalau ada karcis parkir pihaknya bersedia mengganti motor yang hilang. “Kalau ada karcis kita bisa mengganti motor itu, tapi kalau tidak ada ya maaf kami tidak bisa,” kata Haji Hafi melalui Suli, saat keluarga korban meminta pertanggungjawaban, Jum’at, (21/12/18).

Kemudian, saat keluarga korban mengkonfirmasi ke pengelola tempat wisata Monkasel, dan menemui Pak Sus. Dia mengatakan, hanya memberi ijin lokasi, segala resiko menjadi tanggung jawab pengelola parkir.

“Kami hanya memberikan ijin parkir saja, masalah resiko yang timbul, itu tanggung jawab pengelola parkir, bukan pihak Monkasel. Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja,” sarannya.

Keseriusan pengelola parkir lokasi wisata itu memang patut dikoreksi, selain tidak teliti kepada mereka yang keluar saat mengambil motor. Juga tidak ada kamera pemantau atau CCTV, padahal seharusnya bisa dipasang di atas bangunan ATM yang berjejer di pintu masuk Monkasel.

Pengelola juga diduga tidak memiliki ijin dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Itu bisa dilihat dari kertas parkir yang tidak tercantum ijin dari Dishub Kota Surabaya, atau logo instansi tersebut. @ Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *