Buronan Kasus Fetish Kain Jarik Berhasil Diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya Di Kalimantan

Buronan Kasus Fetish Kain Jarik Berhasil Diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya Di Kalimantan

5 KSURABAYA,  HALLOJATIMNEWS.com – Perburuan tersangka Fetish kain jarik akhirnya berakhir ditangan penyidik Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, tersangka berhasil ditangkap pada 6 Agustus 2020 di rumahnya di Kalimantan Tengah. Kapolrestabes Surabaya Kombes More »

Dua Remaja Gangster Diciduk Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Dua Remaja Gangster Diciduk Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

11 KSURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Berhasil mengamankan Dua Remaja Gangster Yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di Jl. Kalimas Timur Pada hari jum’at (7/8/2020) Pukul More »

Belum sempat Nikmati hasil curiannya, Pasutri asal Tulangan nyaris di masa warga

Belum sempat Nikmati hasil curiannya, Pasutri asal Tulangan nyaris di masa warga

11 K SIDOARJO || HALLOJATIMNEWS – Berdalih jualan gado gado sepi, Pasangan suami istri, warga asal Jl. KH Agus Salim Desa/Kecamatan Tulangan, Sidoarjo terpaksa mendekam ditahanan Polsek Candi, lantaran kepergok saat berusaha More »

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan 6 Pelaku Pengedar Narkoba,  Salah Satunya Oknum Anggota

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan 6 Pelaku Pengedar Narkoba,  Salah Satunya Oknum Anggota

18 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya  AKBP Memo ardian didampingi Kasubaghumas AKP Akhyar menggelar Konferensi pers Ungkap kasus peredaran narkoba melibatkan oknum anggota Polri bertempat di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (7/9/2020). Saat More »

Tega jual istri lewat Sosmed, Pria ini terancam kurungan 5 Tahun Penjara

Tega jual istri lewat Sosmed, Pria ini terancam kurungan 5 Tahun Penjara

20 KSURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang laki-laki salah satu inisial AM (48)tahun, indekost di jalan dukuh jurang indah Surabaya, pria ini tega menjual istrinya inisial More »

 

Dua Pelaku Residivis Jaringan UPAL dibekuk Polres Tg. Perak Surabaya

10 K

SURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, beber dua pelaku beserta barang buktinya ( BB ) pembuatan uang palsu (UPAL), di halaman Mapolres, pada hari Rabu (29/7/2020), Sekira pukul 09:00 wib.

Pengungkapan ini dituangkan dalam Konferensi Pers yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, S.SI., M.H.

Diketahui, kedua pelaku yang diamankan petugas berinisial, BBT (48) berdomisili di Surabaya, dan MY (43) berdomisili Gresik.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, S.SI., M.H. Menjelaskan, pengungkapan kasus upal ini berawal adanya laporan dari masyarakat.

Menurut pelapor.” Ada salah satu warga yang menerima uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dari seseorang yang tak dikenal,” ucap Ganis.

Masih kata Ganis, berdasarkan laporan tersebut, petugas menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan dilokasi Tempat Kejadian Perkara ( TKP ).

“Dari hasil penyelidikan dilapangan, polisi mengamankan tersangka BBT yang tertangkap tangan menggunakan uang palsu saat bertransaksi,” sambung Ganis.

Lanjut kata Ganis, Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku BBT, uang palsu tersebut didapati dari MY.

“Kemudian petugas mengembangkan dan berhasil mengamankan MY beserta barang buktinya, dan selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Mapolres Tanjung Perak, guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” tandasnya.

Dari tangan kedua tersangka,” pertugas mengamankan barang bukti upal pecahan 50 ribuan dan 100 ribuan dengan total hampir 20 juta rupiah,” terang Ganis.

Ditambahkannya, Ganis juga menerangkan,” cara pembuatan uang palsu yang digunakan tersangka, dengan cara memakai printer dan kertas jenis kertas comfort, karena jenis kertas itu menyerupai kertas uang asli.

“Bahkan, pemesan tersangka sudah ada dari Medan, Palembang, Bali, Bandung, Madura dan Mojokerto, serta seputar wilayah Jawa Timur,” beber Ganis.

“Kedua pelaku bakal dijerat Pasal 36 ayat (1), (2) Jo pasal 26 ayat (2) UURI Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman 10 tahun penjara. Pungkasnya. @(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: by Redaksi hallojatimnews.com !!