Petugas Gabungan Resmob Satreskrim Polres Kediri Bekerjasama Dengan Polsek Pelemahan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi

Petugas Gabungan Resmob Satreskrim Polres Kediri Bekerjasama Dengan Polsek Pelemahan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi

3 KKEDIRI, HALLOJATIMNEWS.com -Petugas gabungan, Resmob Satreskrim Polres Kediri dan unit Reskrim Polsek Plemahan berhasil menangkap pelaku pembungangan bayi laki-laki di Dusun Sawahan Desa Payaman Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Adapun Pelakunya, Ibu More »

Perampok Di Cengkareng Dikenal sebagai Geng Pandawa, Dua Dari Lima Pelaku Dilumpuhkan Timah Panas

Perampok Di Cengkareng Dikenal sebagai Geng Pandawa, Dua Dari Lima Pelaku Dilumpuhkan Timah Panas

4 KJAKARTA – HALLOJATIMNEWS.com – Lima tersangka pencurian dengan modus petugas kelurahan akhirnya dibekuk Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Sebelumnya, satu tersangka telah ditangkap di bilangan Grogol Jakarta Barat pada Rabu More »

Polisi Amankan 1 Pelaku Perampokan, Viral Perampok Mengaku Petugas Kelurahan

Polisi Amankan 1 Pelaku Perampokan, Viral Perampok Mengaku Petugas Kelurahan

4 KJAKARTA, HALLOJATIMNEWS.com – Satu orang perampokan yang viral di sosial media instagram mengaku sebagai petugas Kelurahan di Jalan RR, RT06/04, Nomor 4, Cengkareng, Jakarta Barat diciduk Satuan Reserse Kriminal Umum Polres More »

Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim Amankan Satu Pelaku investasi ilegal Asal Kediri

Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim Amankan Satu Pelaku investasi ilegal Asal Kediri

5 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com -Direktorat kriminal umum (Ditkrimum) Polda Jawa Timur mengungkap kasus penipuan berkedok investasi Bodong mata asing dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp. 15.000.000.000,-. ( Lima Belas Milyar). Kabid Humas Polda More »

Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat 2020 Dimusnahkan Pol PP Sidoarjo

Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat 2020 Dimusnahkan Pol PP Sidoarjo

6 KSIDOARJO || HALLOJATIMNEWS  – Selama kurun waktu tahun 2020 Polisi Pamong Praja (Pol PP) kabupaten Sidoarjo melalui operasi pekat (penyakit masyarakat) berhasil menyita ribuan botol minuman keras (Miras) golongan A, B More »

 

Lecehkan profesi jurnalis, KJJT minta Kepala Sekolah SMPN 2 Purwodadi di Copot

13 K

PASURUAN || HALLOJATIMNEWS – Ucapan Oknum Kepala sekolah (Kepsek) SMPN 2 Purwodadi sebut wartawan *Maling* terhadap wartawan pojok kiri, Aziz, sangat mencoreng nama baik jurnalis, yang sempat Viral Di media beberapa hari lalu.

Sementara itu, kepala bidang advokasi, Komunitas Jurnalis Jawa timur ( KJJT) Salman Alfarisi, dirinya sangat geram Perkataan yang di lontarkan oleh Kepala sekolah SMPN 2 Purwodadi, Didik Primadianto, kepada Aziz yang sedang melakukan Tugas Sebagai Jurnalis, pihaknya siap kawal hingga keranah hukum.

“Kepala sekolah macam itu, pantas untuk dilengserkan dari jabatannya, kita usulkan pelengserannya melalui dinas pendidikan terkait”.geram salman

“Saya sebagai kepala bidang advokasi KJJT, siap kawal dalam jalur hukum”. tegasnya kepada Radar Investigasi

Salman Mengatakan, Didik Primadianto patut dilengserkan dari jabatannya sebagai kepala sekolah melalui dinas Pendidikan Terkait, dirinya siap mengawal ke dalam jalur hukum, menurutnya, ucapan Didik Primadianto sangat mencederai UU Pers Dan UU Pencemaran Nama Baik

“UU pencemaran nama baik yang dituangkan pada Pasal 310 ayat (1). Serta melanggar UU RI No. 40 tahun 1999 pasal 18.
Mungkin ketika kita seret ke ranah hukum dia tahu bagaimana cara menghargai profesi wartawan”.terang Salman.

Dikutip dari Media BangsaOnline.com, Aziz, wartawan Pojok Kiri menceritakan kronologi dirinya dikatakan “maling” oleh Didik Primadianto. Yakni bermula tatkala dirinya mendatangi sekolah tersebut untuk meliput pembangunan rehab bangunan pada Jumat (13/11/2020) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Di lokasi terdapat 6 pekerja dan kondisi pagar sekolah terbuka. Tidak bertemu dengan pejabat sekolah, lantas ia memutuskan untuk pulang. Di hari berikutnya, dirinya ditemui Didik di ruangannya.

Dalam perbicangan tersebut, Didik mengatakan orang yang masuk ke lingkungan sekolah di luar jam dinas, sama dengan maling.

Dalam kesempatan itu, Didik Primadianto akhirnya meminta maaf kepada seluruh rekan Jurnalis Pasuruan yang tersinggung atas ucapannya.

“Saya khilaf pada saat itu, tidak ada kesengajaan. Saya sedang capek pada saat itu”. katanya di hadapan para jurnalis. @deft/dik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *