PT. MAHAWANGSA MAMPU MENGHIPNOTIS PARA PEJABAT

PT. MAHAWANGSA MAMPU MENGHIPNOTIS PARA PEJABAT

6 KGRESIK || HALLOJATIMNEWS – Upacara yang dipimpin langsung Bapak Wijaya martapa ( Presiden direktur PT.Petro OXO ) Dalam acara Ulang Tahun PT. Petro OXO Nusantara ke-22 yang diselenggarakan pada hari Jum’at More »

Petugas membekuk tersangka Perjudian jenis poker online

Petugas membekuk tersangka Perjudian jenis poker online

7 KSURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Unit Reskrim Polsek Pabean cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, berhasil menangkap seorang laki-laki tersangka Perjudian jenis poker online di kawasan Jalan Ploso baru 55 Surabaya, pada More »

Aksi 3 Remaja Pelaku bullying Di Purworejo Berhasil Ditangkap

Aksi 3 Remaja Pelaku bullying Di Purworejo Berhasil Ditangkap

3 KPURWOREJO – HALLOJATIMNEWS. com || Aksi tiga Remaja SMP Muhamdiyah yang sempat viral di medsos berhasil diringkus Polres Purworejo dan ketiga ABG ini masih dalam pemeriksaan Polisi, aksi ke tiga siswa More »

Dua Pengedar Ganja Huni Jeruji Besi Saat Transaksi

Dua Pengedar Ganja Huni Jeruji Besi Saat Transaksi

3 KGRESIK – HALLOJATIMNEWS.com || Berawal dari anggota Reskrim Polsek Duduk sampeyan Polres Gresik mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa dilokasi kawasan Jl Raya Desa Driyorejo Kec Driyorejo tersebut akan adanya transaksi peredaran More »

Belum kantongi izin, Puskesmas Kwanyar sudah operasikan Mesin Incinerator

Belum kantongi izin, Puskesmas Kwanyar sudah operasikan Mesin Incinerator

7 KBANGKALAN || HALLOJATIMNEWS-Empat mesin incinerator di 4 puskesmas di Bangkalan yang pengadaan nya sejak tahun 2015 sampai 2020 belum dapat di fungsikan lantaran terkendala di izin kementerian lingkungan hidup hal tersebut More »

 

Menguak Sisi Mistis Wisata Air Terjun Sedudo Nganjuk

14 K

NGANJUK || HALLOJATIMNEWS – Meskipun banyak pilihan wisata di Kabupaten Nganjuk, namun wisata air terjun sedodo masih menjadi destinasi favorit saat libur panjang dan libur di hari biasa pada minggu.Lokasi wisata yang terletak di desa ngeliman kecamatan sawahan kabupaten nganjuk, ini menyuguhkan panorama alam pegunungan yang sejuk dan elok dipandang.

Bagi pendatang atau wisatawan yang berkunjung ke lokasi Air terjun sedudo ini cukup merogoh kocek tiket masuk sebesar Rp 10.000 per-orang, sedangkan untuk parkir roda 2 sebesar Rp 2.000 dan roda 4 sebesar Rp 5.000.

Jika hari biasa pengunjung yang datang berasal dari dalam kota, yang mencapai puluhan pengunjung. Namun pada musim libur panjang seperti sekarang ini, pengunjung yang memadati juga berasal dari luar kota, seperti, Surabaya, Madura, Kediri, dan lain-lain.

Bahkan jumlah pengunjung ke wisata air terjun sedudo selama libur lebaran tahun 2019 ini mencapai lebih dari 5 ribu pengunjung.

Menurut salah satu pengunjung, Imam, asal surabaya ini sengaja berkunjung ke wisata alam air terjun sedudo karena lokasi yang nyaman dan mengagumkan, dan berkunjung bersama teman karena keindahan pemandangan yang ada di wisata air terjun sedudo sangat mempesona.

Tak hanya air terjun sedudo di lokasi wisata alam sedudo ini juga terdapat wisata lainnya, seperti air terjun singokromo, bukit watu songong, dan cemoro sewu.

Menurut cerita sejarah penamaan air terjun ini, ternyata memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Air Terjun Roro Kuning. Dalam legenda Air Terjun Roro Kuning, Sang Putri kerajaan yang mengalami kesembuhan akhirnya menjalin kisah dengan pemuda yang pada ujungnya terbentuklah nama Air Terjun Sedudo ini.

Konon Air terjun sedudo berangkat dari cerita ini melanjutkan cerita legenda yang terjadi di air terjun sebelumnya. Sang Raja yang sangat menyayangi putrinya, meminta putrinya untuk pergi ke padepokan salah seorang temannya untuk berobat, sebab penyakit kulitnya yang tak kunjung sembuh. Pergilah Sang Putri ke padepokan dengan identitas yang tertutupi.

Setelah mandi di Ai Terjun Roro Kuning, akhirnya Sang Putri berangsur-angsur mengalami kesembuhan. Pemilik padepokan yang menjadi tabib Sang Putri mempunyai dua orang putra. Pada mulanya, mereka tidak memperhatikan siap wanita yang menjadi pasien ayahnya tersebut. Namun, ketika Sang Putri sembuh dan kecantikannya kembali seperti semula, barulah dua orang pemuda tersebut mulai memperhatikan Sang Putri dan mengetahui bahwa ternyata wanita tersebut adalah seorang Putri Raja Kediri.

Karena tinggal di padepokan dalam kurun waktu yang relatif lama, akhirnya dua pemuda tersebut menaruh hati kepada Sang Putri. Terjadilah kisah cinta antara mereka bertiga. Berharap salah seorang dari dua pemuda mendapatkan balasan cinta dan kemudian menikah. Ketika rona cinta tengah berkembang, datanglah kabar bahwa Sang Raja meminta Sang Putri untuk pulang kembali dan menjodohkannya dengan Putra Kerajaan Kediri. Dua pemuda patah hati dan kecewa berat atas apa yang akan terjadi.

Karena rasa sakitnya tersebut, kedua pemuda mengurung diri dalam kamar dan depresi hingga mengalami banyak perubahan sikap menjadi tidak mempunyai sopan santun. Sang Ayah pemilik padepokan tersebut marah dan menyuruh kedua putranya untuk bersemedi, membersihkan diri mereka, dan melupakan cintanya kepada Sang Putri. Dua pemuda tersebut menyanggupi dan pergilah mereka berdua ke sebuah air terjun yang terpisah. Sebelum bersemedi, dua orang pemuda tadi mengucapkan sebuah ikrar atau janji.

Sang Adik berjanji bahwa ia tidak akan menikah. Dalam Bahasa Jawa, diartikan “Sing Mendudo”. Kemudian Sang Kakak berikrar bahwa selamanya ia tidak akan pernah mempunyai tata krama lagi, atau dalam istilah setempat menjadi “Sing Ora Kromo”. Sumpah inilah yang kemudian diambil menjadi nama air terjun. Air terjun yang digunakan oleh Sang Adik dalam bertapa, diberi nama Air Terjun Sedudo. Sedangkan air terjun yang digunakan oleh Sang Kakak adalah Air Terjun Singokromo. Konon, air terjun kedua ini berjarak tidak jauh dari Air Terjun Sedudo. Cerita legenda tersebut jarang diketahui oleh masyarakat sekitar. Hanya beberapa orang saja yang paham betul akan kisah di atas. Namun, tetap saja, kisah tersebut masih menjadi misteri Air Terjun Sedudo.

Berkat cerita dua pemuda padepokan, muncullah mitos Air Terjun Sedudo yang hingga kini dipercaya kebenarannya, yaitu barang siapa yang mandi di air terjun, akan mendapatkan kesehatan dan lebih awet muda. Ada pula mitos lain yang beredar, yaitu air terjun ini dapat membuat siapa saja yang mengunjunginya akan mendapat rizki yang berlimpah. Mitos yang terakhir yang ada saja orang yang mempercayainya yaitu, air terjun ini dapat melancarkan urusan kepolitikan dan menaikkan jabatan, bagi yang menginginkan. Entah siapa yang memulai dan menyebarkan mitos-mitos tersebut. Yang pasti, kita sebagai orang awam, harus percaya bahwa segala hal yang kita dapatkan adalah dari usaha, bisa melalui pekerjaan, dan lain sebagainya. Keajaiban atau keberuntungan adalah hadiah dari kerja keras yang diberikan oleh Tuhan, dengan tidak kita ketahui akan dari mana jalannya.

Meski lokasi wisata ini sudah terjamin keamanannya karena sudah tertata, tidak ada salahnya Anda tetap harus berhati-hati. Pernah tragedi Air Terjun Sedudo yang memakan korban. Kejadian tersebut berupa tanah yang longsor dari dinding tebing. Akibatnya, 3 orang tewas dan beberapa pengunjung lain mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi dua tahun lalu, tepatnya pada bulan Juli tahun 2015 lalu, “( Irul).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: by Redaksi hallojatimnews.com !!