Polsek Simokerto Wilayah Rayon 1, Gelar Operasi Yustisi Pelanggar Protokol Kesehatan di Taman Mundu Surabaya

Polsek Simokerto Wilayah Rayon 1, Gelar Operasi Yustisi Pelanggar Protokol Kesehatan di Taman Mundu Surabaya

7 KSURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Operasi gabungan Rayon 1, Polsek Simokerto bersama Polsek Tambaksari, dan Polsek Bubutan lakukan Ops  Yustisi Pelanggar Protokol kesehatan di Jl. Juwet, kec. Tambaksari (Taman Mundu Surabaya) sabtu More »

Penyekapan ke-4 Wartawan dari 4 Media, Tim investigasi Puskominfo Jatim Berbuntut Panjang

Penyekapan ke-4 Wartawan dari 4 Media, Tim investigasi Puskominfo Jatim Berbuntut Panjang

9 KSIDOARJO || HALLOJATIMNEWS – Terkait adanya pemberitaan mengenai ke-4 wartawan Tim investigasi Puskominfo yang terdiri dari 4 media dalam naungan  Puskominfo yang sempat di sekap oleh penjaga gudang di Dusun Panggreh More »

Unit Reskrim Polsek Mulyorejo Tangkap 4 Pelaku Aksi Curat di Galaxy Mall Surabaya

Unit Reskrim Polsek Mulyorejo Tangkap 4 Pelaku Aksi Curat di Galaxy Mall Surabaya

12 KSURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Unit Reskrim Polsek Mulyorejo Polrestabes Surabaya, berhasil menangkap 4 pelaku aksi curat di Ranch Market lantai dasar Galaxy Mall jl. Dharmahusada Indah Timur No 35-37 Kecamatan Mulyorejo More »

Bukti Tak Cukup, Penyidikan Dugaan Penggelapan Berlian Dihentikan

Bukti Tak Cukup, Penyidikan Dugaan Penggelapan Berlian Dihentikan

13 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Unit IV Subdit Kamneg Polda Jatim tangani dugaan tindak Pidana Penggelapan yang dilaporkan oleh Tantawi Jauhari Nasution yang melaporkan Kiki Amalia Chandra. Kronologinya, berawal dari Mariani Tanubrata menawarkan More »

Bakal di Polisikan!, Penyekapan terhadap 4 Wartawan di Gudang Tetes Jabon

Bakal di Polisikan!, Penyekapan terhadap 4 Wartawan di Gudang Tetes Jabon

13 KSIDOARJO || HALLOJATIMNEWS – Dugaan penyimpangan, penggelapan dan penadah tetes di wilayah hukum Sidoarjo menambah daftar kasus 363 dan 480 yang saat ini ada di wilayah Jabon Sidoarjo. Secara fakta tempat More »

 

Oknum kasun salah satu desa di Lamongan dilaporkan ke Polda Jatim

70 K

SURABAYA ||HALLOJATIMNEWS – Muncul adanya persoalan mengenai bantuan pemerintah terhadap Kelompok Tani beserta pengelolaan terhadap lahan milik Desa, seorang perangkat yang menjabat sebagai Polo (Kasun) di sebuah wilayah Desa Lawak Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan terpaksa di laporkan ke Polda Jatim Rabu siang oleh warga Juwet kepada Kapolda melalui Ditreskrimsus yang di serahkan langsung kepada Unit Tipidkor Polda Jatim. Laporan tersebut di tujukan terhadap Polo yang sudah di anggap telah keluar dari tugas pokok menjadi seorang Kasun. Rabu 15/1/2020

Hadirnya warga Juwet ke Polda Jatim di sambut baik oleh Unit Tipidkor Polda
Jatim yang mana di temui langsung oleh team penyidik. dalam penjelasan yang di berikan oleh para team Tipidkor Polda Jatim ini, Kasus yang di bawa oleh warga Juwet Desa Lawak Kecamatan Ngimbang ini sudah masuk kategori Tindak pidana Korupsi. meskipun nilainya masih di bilang kecil. mengapa hal ini bisa terjadi?
Pihaknya, Unit Tipidkor akan menyaring dengan benar benar semua kasus yang bersangkutan dengan korupsi. namun dalam hal ini bisa di kategorikan masuk ke dalam wilayahTipidkor jika yang di laporkan adalah penyelenggara Negara.

Usai menerima berkas yang diserahkan oleh warga, Unit Tipidkor Polda Jatim berjanji akan mengusut tuntas segala perkara yang menyangkut dalam kepentingan masyarakat luas dan masuk kategori merugikan negara sekalipun kecil nilainya.

Sedangkan surat tembusan akan di layangkan ke Polres Lamongan apabila di perlukan. meruntut pada kejadian ini, wakil sekretaris Himpunan Kelompok Tani Indonesia ikut angkat bicara. HKTI yang di ketuai langsung oleh Jenderal (Purn) Muldoko yang kini sebagai staff kepresidenan sangat menyesalkan adanya peristiwa yang terjadi di Desa Lawak ini.
“Seharusnya ini peran perangkat setempat yang sehari hari melihat dan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Seyogyanya di putuskan saja  mana yang terbaik bagi warga. apabila seorang ketua Kelompok tani yang merangkap sebagai Kasun sudah tidak adil terhadap warganya (Petani) maka harus segera di ambil langkah prefentif yaitu penyelamatan situasi dan kondisi agar tetap aman terkendali. dan segala bantuan yang datangnya dari pemerintah tidak boleh di gunakan untuk keperluan seseorang  tetapi harus di peruntukan bagi kemaslahatan hajat orang banyak.” Terang Ali Muhdor wakil Sekretaris HKTI Jatim.

Selain itu, Ali juga berpesan, bahwa semua guliran dana atau bantuan tetap harus sepengetahuan Kepala Desa. sebab kalau ada apa apa kordinasinya biar enak. dalam urusan ini peran terbesar agar masalah di wilayah tersebut selesai adalah Kepala Desa. sebab Kades sebagai imam dari masyarakat setempat.” imbuhnya.@ (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: by Redaksi hallojatimnews.com !!