Semangat Profesionalisme, Humas Polri Siap Mewujudkan Kamtibmas Yang Kondusif dan Masyarakat Semakin Produktif

Semangat Profesionalisme, Humas Polri Siap Mewujudkan Kamtibmas Yang Kondusif dan Masyarakat Semakin Produktif

5 KSurabaya, HALLOJATIMNEWS.com – Kepala Kepolisian RI, Jenderal Polisi Idham Azis menyampaikan harapannya kepada Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri yang merayakan HUT ke-69. Salah satunya, Idham ingin Humas Polri memberi kemudahan More »

Tingkatkan Profesionalisme, Prajurit Yonmarhanlan V Laksanakan Latihan Menembak

Tingkatkan Profesionalisme, Prajurit Yonmarhanlan V Laksanakan Latihan Menembak

12 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme, prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) V Surabaya melaksanakan latihan menembak senjata laras panjang di Lapangan Tembak Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur. Senin More »

Polrestabes Surabaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Dari   461 tersangka

Polrestabes Surabaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Dari   461 tersangka

15 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Polrestabes Surabaya bersama jajaran menggelar pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 150 Miliar selama bulan juni s/d Oktober 2020. Pemusnahan dilakukan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny More »

78 Kg Sabu Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Dari 8 Tersangka Dua Diantaranya Perempuan

78 Kg Sabu Diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Dari 8 Tersangka Dua Diantaranya Perempuan

14 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Jawa Timur, mengungkap jaringan pil koplo asal Ibu Kota Jakarta dan Sumatera yang dipasok ke Surabaya melalui jalur darat. Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris More »

Diresnarkoba Polda Riau Bekuk Dua Pengedar Sabu, Salah Satu Kurir Oknum Polisi

Diresnarkoba Polda Riau Bekuk Dua Pengedar Sabu, Salah Satu Kurir Oknum Polisi

9 KRIAU, HALLOJATIMNEWS.com – Jajaran Direktorat Narkoba Polda Riau berhasil amankan dua terdangka, ketika petugas melihat sasaran intai melintas dan diberhentikan Polisi di Jalan Sukarno-Hatta Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020) Pukul 20. 00 More »

 

Punya 6 Poket Sabu, Penghuni Rumah Kontrakan Ini Dituntut 7 Tahun Penjara

120 K

SURABAYA, (HALLO JATIM) – Terdakwa Riah Nurhidayah binti Sukarno dan Yefta Alpha Charismawan,  bakal tinggal di penjara lebih lama.

Akhmad Iriyanto menuntut penghuni rumah kontrakan di Jalan Dukuh Kupang Gg. XX No. 16, ini dengan hukuman 7 tahun penjara dan uang Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, saat sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (28/11/2018).

“Terbukti bersalah memiliki 6 poket sabu, sesuai dakwaan primer pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009. Mengajukan tuntutan 7 tahun dan 6 bulan penjara atau uang Rp 1 miliar,” ucap JPU Irianto kepada ketua majelis hakim Anton Widyopriono.

Dalam dakwaan terungkap bahwa Riah Nurhidayah dan Yefta Alpha Charismawan ditangkap unit Satreskoba Polrestabes Surabaya pada Kamis tanggal 12 Juli  2018 sekira pukul 06.30 WIB dalam sebuah rumah rumah kontrakan Jalan Dukuh Kupang Gg. XX No. 16 Surabaya.

Keduanya ditangkap karena telah melaksanakan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor Narkotika, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I jenis sabu.

Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa, 6 poket plastik yang berisi Narkotika jenis sabu dengan berat ± 5,18 gram beserta pembungkusnya dengan berat netto 3,643 gram, dengan berat masing-masing : ± 1,04 gram,  ± 0,94 gram, ± 0,62 gram, ± 0,64 gram, ± 0,94 gram beserta pembungkusnya, dengan berat ± 1,00 dan, 3  butir pil Extacy warna kuning logo Omega dengan berbat netto 0,872 gram,  1 pipet kaca yang masih terdapat sisa Narkotika jenis sabu dengan berat ± 13,75 gram, 1 pipet kaca yang masih terdapat sisa Narkotika jenis sabu dengan berat ± 7,25 gram beserta pipetnya, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah HP merk Xiomi, 1 botol alkohol.

Dihadapan penyidik, terdakwa mengaku bahwa barang haram itu dibeli Om Peng (DPO) seharga Rp 900 ribu pergram, dan dijual kembali dengan harga 1 gramnya sebesar Rp. 1.200.000. @rhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: by Redaksi hallojatimnews.com !!