Dua Pelaku Sabu Berhasil Dibekuk Reskrim Polsek Gayungan

Dua Pelaku Sabu Berhasil Dibekuk Reskrim Polsek Gayungan

5 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS. com || Peredaran narkoba di kawasan gayungan Ketintang surabaya diungkap Reskrim jajaran Polsek  Gayungan, Surabaya pada Rabu ( 01 April 2020) sekitar jam 20.30 wib, dengan membekuk dua pengedarnya, yakni Avin More »

Petugas Satpam Edarkan Sabu 12,89 gram Diringkus Reskrim Polsek Gayungan

Petugas Satpam Edarkan Sabu 12,89 gram Diringkus Reskrim Polsek Gayungan

5 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS. com || Unit Reskrim Polsek Gayungan Polrestabes Surabaya meringkus seorang satpam berinisial HR (25) ketika ingin bertransaksi sabu dengan pelanggan, pada Rabu (01 April 2020) sekira jam 23.30 Wib. More »

Satu Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa

Satu Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa

7 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Satu bandit bernama Bahrul (23) warga tenggumung GG masjid bersama temanya (DPO), hanya bisa pasrah saat dikepung warga. Pelaku tertangkap basah atau tepergok saat membawa kabur sebuah motor More »

Spesialis Pelaku Ranmor Berhasil Diringkus Anggota Opsnal Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Spesialis Pelaku Ranmor Berhasil Diringkus Anggota Opsnal Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

9 KSURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com – Dalam operasi “ Pekat Jaya”, Anggota Opsnal Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mampu mengungkap kasus pencurian rumah kosong dan mengambil barang milik korban dengan membujuk korban More »

Aksi Tawuran 8 Pemuda Berhasil digagalkan Anggota Raimas Satshabara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Aksi Tawuran 8 Pemuda Berhasil digagalkan Anggota Raimas Satshabara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

8 KSURABAYA ll HALLOJATIMNEWS.com –Anggota Raimas Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, berhasil menggagalkan aksi tawuran antar Dua Kelompok Remaja bernama Perak Boyz dan Allstar Soerabaja di kawasan Jalan Demak dan Jalan More »

 

Terdakwa Perkara Perumahan Syariah Catut Ustadz Yusuf Mansyur Mulai Diadili

14 K

SURABAYA || HALLOJATIMNEWS.COM – M. Sidik Sarjono, ST, terdakwa dalam kasus tipu gelap terkait penjualan tanah kavling di Perumahan Multazam Islamic Recindance, yang mencatut nama Ustadz Yusuf Mansyur, mulai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan, di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (26/03/2020).

Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar, dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya itu disebutkan, kasus ini bermula saat terdakwa M. Sidik Sarjono, ST, yang menjabat sebagai direktur utama di PT. Cahaya Mentari Pratama dan selaku pengembang perumahan Multazam Islamic Residance, desa Kalanganyar, kecamatan Sedati, Kabupaten Sudoarjo, menjual tanah kavling berkonsep islami.

“Terdakwa menjelaskan kepada korban Juhdi Syahirul Alim dan istrinya Euis Kartini Puspasari, bila perumahan tersebut bekerja sama dengan ustadz Yusuf Mansyur dan akan membangun tempat pendidikan Al-Quran serta Fasilitas terkait pendidikan secara Islami baik Pendidikan Formal dan Non Formal,”ucap Sulfikar saat membacakan surat dakwaanya di ruang Sari 1.

Kemudian, masih kata Sulfikar, karena tertarik, korban kemudian membeli 2 buah kavling seharga Rp. 354 juta, dengan nomor blok C-20 dan C-21. Saat korban menanyakan kepada saksi Hardianto Agil Presetiaji selaku marketing, terkait dengan pembangunan tanah kavling di Perumahan Multazam Islamic Residance, saksi mengatakan bahwa masih dalam tahap pengerukan dan tidak ada kejelasan sehubungan dengan pembangunan tanah kavling tersebut.

“Dikarenakan tidak ada progress pembangunan, tidak ada kejelasan pembangunan dan tidak ada komunikasi yang baik dari pihak pengembang, korban lalu melakukan pembatalan pembelian,”imbuhnya.

Akibat perbuatan terdakwa M. Sidik Sarjono, ST korban berpotensi mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp 354 juta.”Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHPidana dan pasal 372 KUHPidana,”kata Sulfikar.

Usai mendengar dakwaan JPU, terdakwa M. Sidik Sarjono melalui penasihat hukumnya, I Putu Bagus Hutadarma Susila dari Jakarta menyampaikan, ia tidak akan mengajukan keberatan (eksepsi).”Lanjut yang mulia,”tukas Putu menanggapi pertanyaan ketua majelis hakim Sutarno.

Terpisah, saat dikonfirmasi usai jalannya persidangan, Putu menyampaikan sebab dirinya tidak mengajukan eksepsi. Ia mengaku keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan JPU, akan dijadikan satu di dalam pembelaan (pledoi).

“Inikan sebenarnya ada pengembalian kepada pelapor. Seluruhnya sudah dikembalikan. Nantilah kita buktikan di dalam persidangan,”tutur Putu.

Terkait hubungan kerja sama antara terdakwa dan Ustad Yusuf Mansyur, Putu sedikit enggan untuk menjelaskan. Menurutnya hal tersebut bukan menjadi ranahnya.”Itu bukan ranah saya. Nantilah di pembuktian persidangan saja,”pungkasnya. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: by Redaksi hallojatimnews.com !!