NasionalNews

FAKTA sebenarnya, Dugaan Penculikan Anak di Tambak Asri Surabaya

Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami.SH saat sosialisasikan bersama warga tentang kesalah fahaman dugaan penculikan anak

Surabaya,(Hallojatim) – Pada ada hari Jum’at ,02 Nop 2018, Pk.20.00 sd 21.00 Wib Kapolsek Krembangan bersama anggota Reskrim dan anggota patroli 822 menemui warga RW 06 Tambak Asri Kel Moro Krembangan Kec.Krembangan guna sosialisasikan ke salah fahaman antara orang yang mengalami sakit jiwa yang di kira penculik anak kemarin pada tanggal 02-11-2018 sekira pukul 8 pagi sosialisasi.

Dalam acara tersebut, Hadir pula  keluarga yang di duga penculik anak dan warga tambak asri terdiri dari, Perwakilan Keluarga Kholisatul Khoadah yang mengalami sakit jiwa yang pagi hari sekitar Pk.08.30 Wib telah diteriaki Penculik oleh orang tua Aisa 3 tahun, dan perwakilan Ibu PKK RT dan RW 06 Tambak Asri, Ketua RW 06 Tambak Asri,Ketua RT 02, 03, 8,9,12,14 RW 06 Tambak Asri, Sekretaris RW 06 Tambak Asri

Dalam pertemuan tersebut perwakilan keluarga saudari kholisatul Khoadah menjelaskan Bahwa, Kholisatul Khoadah telah mengalami gangguan jiwa sejak tahun.2010 dengan menunjukan surat keterangan dari Puskesmas dan dari Lurah setempat serta Kartu Keluarga. Pihaknya juga mengaku telah lepas dari penjagaan orang tuanya setelah sholat Subuh dan membawa sepeda angin meninggalkan Rumah tanpa Pamit

Dalam pertemuan Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami.SH. Menghimbau kepada masyarakat, khususnya wilayah tambak asri Agar tidak mudah terprovokasi adanya berita Hoax penculikan anak untuk diambil organnya.

“ Apabila mendapati orang yang mencurigakan segera Hubungi Polsek dan jangan langsung berpersepsi, serahkan proses penyelidikannya benar atau tidaknya pada Kepolisian. Diharapkan orang tua tetap menjaga anaknya dengan baik karena sudah merupakan Kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai orang tua” Himbau Esty ditengah pertemuan antar kedua belah pihak.

Esti juga berharap, Kepada warga yang hadir diharapkan dapat meneruskan kepada seluruh warganya bahwa di Tambak Asri tidak ada penculikan namun merupakan salah paham akibat berpersepsi sendiri tanpa bukti yang cukup.

Setelah warga sadar dan tau berdasarkan bukti-bukti bahwa yang diduga penculik anak adalah sedang mengalami sakit jiwa sejak tahun 2010, akhirinya keluarga terduga dan warga tambak asri bersalam – salaman untuk saling meminta maaf.

Kapolsek Krembangan Kompol Esti Setija Oetami.SH, ketika dikonfimrasi oleh Media Hallojatim menjelaskan bahwa dalam dugaan penculikan anak yang sempat viral tersebut adalah HOAX. “ Betul memang seorang perempuan yg mendekati anak usia 3 th itu mengalami gangguan jiwa sejak Th 2010, berdasarkan keterangan dari Keluarga Itulah Dampak dari viralnya berita penculikan anak yg tidak benar alias Hoax , masyarakat jadi terbawa. Padahal Kapolres pel tj perak dan para PJU serta Kapolsek Jajaran Polres Pel Tj Perak sudah menyampaikan ke warga setiap cangkrukan tapi ya masih ada yg terpengaruh berita Hoax tsb.” Terangnya.

Dengan adanya berita dugaan penculikan yang sempat viral tersebut, Kami Bersama Management Redaksi Hallo Jatim mengajak masyarakat, agar jangan mudah terpengaruh oleh vidio yang banyak beredar di facebook, terkadang vidio lama di tampilkan lagi oleh masyarakat yang tidak memahami dampak yang mereka sebarkan, Kita tidak boleh menjadi korban dari postigan vidio yang tidak jelas TTd. Panjinasional.net mengabarkan fakta kebenaran. @ Red

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi