NewsPemerintahan

Puluhan PKL Luruk Kantor Kecamatan Tegal Sari

SURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Dinoyo Surabaya, mendatangi kantor Kecamatan Tegalsari, Jalan Tanggulangin Surabaya. Mereka berunjuk rasa memprotes penggusuran dan menuntut Camat Tegalsari Kanti Budiarti untuk tidak lagi melarang mereka berjualan di sepanjang jalan depan Pegadaian Dinoyo Surabaya. Selasa, (24/9/2019) pukul 11.30 WIB.

Dalam orasinya, Heri Kompor selaku korlap aksi PKL mengatakan bahwa, penggusuran yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Tegalsari sangat jauh dari unsur rasa keadilan. “kalo bicara Perda, Pemerintah harus lebih memperhatikan Perda Nomor 9 Tahun 2014, Ujar Heri saat Orasi.

Masih lanjut Heri, Demo yang kedua kali ini tuntutan para PKL tetap sama dengan kemarin, Mereka ingin bisa tetap berjualan di tempat semula dan berjanji menjaga kebersihan tempat jualan dan menolak tawaran relokasi di beberapa Sentra PKL yang ditawarkan dari pihak kecamatan.

“Sebenarnya, pihak Kecamatan sudah menawarkan untuk direlokasi di beberapa Sentra PKL yang ada di Surabaya diantaranya Sentra PKL Jambangan, Sentra Semolowaru dan Sentra PKL Menanggal. Tetapi mereka menolak karena jauh dari tempat tinggalnya,” Jelasnya.

Ketika diwawancarai oleh awak media tentang apa yang menjadi tujuan mereka demo, Heri menjelaskan bahwa tujuannya jelas yaitu sesuai Perda Nomor 9 tahun 2014.

“Kalau sampai hari ini tidak ada keputusan tentang nasib kami, saya akan ajak semua Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Dinoyo untuk menginap di kecamatan ini,” Teriak Heri di hadapan para pendemo. (AD1/Red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Kontak Redaksi