Hukrim

Komplotan Spesialis Pencurian Kendaraan Bermotor Diringkus Polres Jombang

JOMBANG || HALLOJATIMNEWS – Unit Reskrim Kepolisian Resor Jombang, berhasil menangkap empat pelaku pencurian sepeda motor yang beroperasi di sekitar wilayah Jombang.

Keempat pelaku ini berinsial Kusdar (40), suliq (31), Candra Setiawan (29), Parnyoto (36), keempat pelaku semuanya warga jombang, unit Reskrim Polres Jombang dalam penangkapan ini berhasil mengamankan barang bukti, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih Nopol S 3909 LK, 1 unit sepedah motor Honda Supra warna hitam Nopol S 3567 ZB, 1 buah kunci Y dan 1 buah BPKB supra warna hitam Nopol S 3567 ZB.

Foto : Empat Tersangka

Adapun barang bukti yang belum diketahui pemiliknya diantaranya, 1 unit Yamaha Vega R warna hitam Nopol S 2897 WQ, 1 unit honda C70( olong) AG 5778 DV, 1 unit honda vario hitam AG 5704 PA, 1 unit Suzuki Trail tanpa plat nomor, 1 unit Kawasaki hijau tanpa plat nomor, 1 unit honda beat pop hitam AG 2016 KA, Honda C70 warna hitam tanpa plat nomor, Honda space hitam AG 4317 FR, Supra hitam S 5639 SA, Suzuki Shogun R warna merah W 3401 RX, Suzuki protolan tanpa plat nomor, Honda Legenda hitam L 2235 EM, Honda Supra hitam S 4085 WL, Honda Supra X 125 tanpa plat nomor, Honda Supra X 125 tanpa plat nomor, Honda Revo tanpa plat nomor dan Yamaha Vega R tanpa plat nomor.

Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan S.I.K. MH, saat gelar press release ungkap kasus Pencurian Sepeda Motor Selasa (3/12/19) mengatakan, penangkapan empat pelaku itu berawal dari laporan korban ANIS (63) warga Dsn. Sidolegi Ds. Sumberjo Kec. Wonosalam Kab. Jombang, Pada hari Selasa tanggal 19 November 2019 diketahui sekira pukul 14.00 Wib, di Pinggir jalan Dsn. Sidolegi Ds. Sumberejo Kec. Wonosalam Kab. Jombang,” Kata Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan S.I.K. MH.

Kapolres menjelaskan, modus yang digunakan pelaku dengan cara mengambil sepeda motor yang ditinggalkan korban di pinggir jalan, saat korban sedang bekerja di sawah. Kemudian, pelaku bernama Kusdar dan suliq merusak rumah kunci motor tersebut dengan kunci T dan Y.

Setelah berhasil melarikan hasil curianya, Kusdar dan Suliq meminta bantuan pelaku lain bernama Candra untuk menjual motor hasil kejahatan itu kepada Parnyoto.

“Kepada Parnyoto (penadah) kendaraan motor tersebut dijual dengan harga Rp 2 juta hingga lebih dan lalu hasilnya dibagi dua eksekutor masing-masing mendapat bagian sebesar Rp 900 ribu, untuk perantara mendapat bagian Rp 200 ribu,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, keempat pelaku terancam pasal 363 KUHP ancamanya 7 tahun penjara dan untuk tersangka Candra dan Parnyoto sebagai penadah hasil kejahatan dijerat pasal 480 KUHP ancamanya 4 tahun penjara, Ini masih akan kami kembangkan lagi sebab pengakuannya baru satu bulan padahal barang buktinya sudah ada 19 unit yang kami temukan,” papar mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Boby menambahkan, marak kasus pencurian motor tidak saja terjadi di wilayah hukum Polres Jombang, sehingga diharapkan masyarakat senantiasa waspada.

Polisi juga akan meningkatkan patroli untuk memberantas dan menangkap para pelaku pencurian motor khususnya di wilayah hukum Polres Jombang,” kata Boby.

Pewarta : Cak Hand.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Kontak Redaksi