HukrimNewsPolres Tanjung Perak

Setahun jadi Buron, Begal sadis akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Selama setahun jadi buronan polisi (DPO) pelaku begal sadis yang kerap beraksi di Surabaya akhirnya berhasil diringkus oleh satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pelaku bernama Mustofa (21) Th, warga Surabaya ini merupakan salah satu komplotan pelaku dari sepuluh orang, yang saat itu telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan perampasan kendaraan bermotor di jalan kembang Jepun Surabaya, pada hari Sabtu. 21 Juli 2018 silam.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K, Msi mengatakan bahwa kejahatan yang dilakukan MT ini sudah terjadi pada Juli 2018 silam. Tepatnya di daerah Kya-Kya Jalan Kembang Jepun Surabaya.

“Tersangka saat itu tidak sendirian dalam beraksinya. Ia bersama dengan 9 orang dan sebagain pelaku kini sudah menjalani proses hukum,” Kata Agus didepan puluhan wartawan saat konferensi press di halam mako Polres, Selasa (03/12/2019)

MT saat beraksi bersama teman -temannya dan berlangsung pada malam hari, ketika mereka baru saja pulang dari minum-minuman keras di sebuah cafe di daerah Jalan Pahlawan.

Ketika itu tersangka melintas di Jalan Kembang Jepun dan melihat korban berinisial F sedang duduk-duduk bersama teman-temannya.

MT dan kawan-kawannya kemudian datang dan membuat keributan. Bahkan salah satu teman MT mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis gobang hingga membuat korban dan teman-temannya lari ketakutan.

“Nah, saat korban dan teman-temannya lari, mereka meninggalkan sepeda motor Honda Beat nomor polisi L-3422-SG. Kendaraan ini milik teman korban berinisial L. ” jelas perwira dengan dua melati di pundaknya.

Masih kata Agus, dari kesempatan itu digunakan MT dan teman-temannya dengan membawa kabur sepeda motor tersebut.

Namun, disaat bersamaan korban dan pemilik sepeda motor membuntuti para pelaku hingga ke Jalan Benteng Dalam.

Disanalah korban meminta agar motor tersebut dikembalikan, namun para pelaku malah menyerang dan melukai korban F, kemudian kabur menuju Madura.

“Selama pelariannya, pelaku ini tinggal di rumah saudaranya di Madura. Sampai akhirnya anggota Reskrim melakukan pelacakan dan berhasil mengamankan MT,” tandasnya.

Selain menangkap MT ini polisi juga masih memburu pelaku lainnya dan dipastikan akan dapat diamankan dalam waktu dekat.

Atas kasus ini MT sudah di jebloskan dalam jeruji besi Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk mempertanggung jawabkan dengan perbuatannya.

MT kini kami terancam dengan pasal yang berlapis yakni, Pasal 365 KUHP jo 351 dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang senjata tajam. @spd

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi