DaerahHukrimNewsPolres Sidoarjo

Kades Masangan Kulon Diduga Korupsi Anggaran APBdes

SIDOARJO || HALLOJATIMNEWS –Kembali lagi Perseteruan antara Kades Masangan Kulon kab Sidoarjo Khairil Anwar dengan Ketua RW IX Bpk H Slamet Perumahan Bhayangkara, Desa Masangan Kulon Kecamatan Sukodono memuncak kembali, terkait Konflik yang dipicu soal pemasangan paving dan Pemindahan Balai Desa di lingkungan Perumahan Bhayangkara.

“Sebenarnya kasus ini sudah saya laporkan ke pihak yang berwajib karna banyak indikasi penyimpangan anggaran APBdes , ketika saya melihat ada ketidak beresan proyek pemasangan paving dan pemindahan balai desa di lingkungan Perumahan Bhayangkara, yang bersumber dari anggaran APBDES Desa Masangan kulon, Karena belum lama dipasang paving sudah banyak yang hancur dan pemindahan balai desa pun belum ada kordinasi dengan warga / tokoh setempat ,” Tegasnya. Sabtu,(18/01/20).

Atas ketidak beresan itu, lanjut Purnawirawan TNI AD itu menanyakan ke pihak desa, namun tidak ada tanggapan. Karena itu kasus dugaan korupsi APBdes dilaporkan ke pihak yang berwenang. Atas laporan itu Kades Khairil dipanggil untuk dimintai keterangan.

Karena ketakutan kasus ini akan diungkap, fakta ini dipelintir seolah-olah dirinya menghambat pembangunan di lingkungan Perumahan Bhayangkara.

Photo : pembangunan paving tahun 2019

“ Saya diisukan menghambat pembangunan yang katanya tidak setuju dengan pembangunan paving dan pemindahan balai desa di lingkungan Perumahan Bhayangkara. Seharusnya tidak ada masalah walaupun balai desa tidak di pindah tinggal kita renovasi aja,” imbuhnya.

Keterangan ini sempat dulu di laporkan, dalam penindakan pengembangan berikutnya tidak ada jawaban sehingga timbul pertanyakan lagi ?

Terkait Balai Desa yang mau dipindahkan seharusnya kalau itu lokasi maupun biayanya membebani atau mengambil dari dana desa, tidak masalah kalau memang ada terobosan.” Tukasnya.

Wacana itu belum di sepakati bersama tapi realisasi pembangunan pemindahan balai desa tetap di lakukan Pak Kades tanpa musyawarah dengan warga sekitar dan toko masyarakat setempat. @(team)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi