DaerahNasionalNews

Bayar tagihan listrik dengan metode Perkiraan, Seorang konsumen Rugi hingga Puluhan Juta

BANGKALAN || HALLOJATIMNEWS -Merasa dirugikan seorang warga yang tinggal di salah satu perum dikawasan kota Bangkalan mendatangi kantor PLN Bangkalan untuk mendapatkan kejelasan perihal tagihan yang diduga tidak sesuai dengan pemakaian Kwh selama setahun lebih karena meteran listrik di rumah nya mengalami kerusakan, sehingga setiap kali membayar tagihan listrik menggunakan metode Perkiraan sesuai yang di anjurkan petugas cater dari PLN.

Akibat kerusakan meteran listrik milik inisial (RHM) akhirnya setiap kali (RHM) membayar tagihan listrik bulanan menjadi tidak normal diluar batas kewajaran,karena menggunakan metode kira-kira dari pihak PLN, sehingga (RHM)harus membayar 500 ribu lebih setiap bulannya namun setelah meteran nya di ganti tagihan listrik miliknya hanya 57 ribu,seperti apa yang di uangkapkan RN dalam sebuah video saat mendatangi kantor PLN.

“Ya uang q lebih banyak, Ini q masih nunggu kordinasinya, Katanya (pihak PLN Bangkalan, Red) mau dikoordinasikan, Masalah kelebihan uang q, Iya kak tadi cuma meteran q saja yg mau diganti, Ya q gak mau, Harus ada pengembalian uang, Kan Eman kan, Uang q jutaan.” jelasnya melalui pesan Whatsap pribadinya menceritakan paska mendatangi kantor PLN Bangkalan.

Menanggapi hal tersebut Pangky selaku manajer PLN Kabupaten Bangkalan saat di konfirmasi oleh awak media menjelaskan.

Bapak Pangky selaku manager saat ditemui

“Setiap ada kerusakan di meteran milik konsumen kami selalu menawarkan untuk mengganti nya namun kendalanya terkadang kebanyakan konsumen tidak ada yang mau di ganti meteran nya kalau memang ada yang macet meteran nya akhirnya petugas kami menggunakan metode pembayaran kira-kira.”papar nya.18/02/2020.

Pangky menambahkan “untuk pembayaran metode kira-kira/perkiraan itu kami sudah sesuai aturan jika memang nantinya ada kelebihan di pihak kami tidak ada pengembalian berupa rupiah mas mekanisme nya akan kami tunggukan istilah nya stan tunggu artinya sampai mencapai angka nominal yang menurut pelanggan itu lebih di pihak kami,dan bisa juga kami migrasikan ke prabayar dan kelebihan kwhnya kami kembalikan dlm bentuk token/pulsa.”Imbuhnya.

Kalau memang nantinya ada konsumen ada yang merasa keberatan ataupun merasa tidak sesuai pemakaian,silahkan datang kesini atau hubungi call center 123 nanti akan kami koreksi dan kami evaluasi dan kami pastikan petugas kami tidak akan ada permainan disitu dan tidak akan merugikan pelanggan.”Tutup Pangky.

Penulis : Aris

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi