DaerahHukrimPolres Sidoarjo

Warga Resah adanya Pekat di pasar Larangan Sidoarjo

SIDOARJO || HALLOJATIMNEWS – Maraknya perjudian terutama jenis capjiki di Pasar Larangan Candi Sidoarjo membuat warga setempat mulai resah. Mereka mengeluh karena kegiatan ini semakin lama semakin bebas sehingga menimbulkan banyak hal yang sangat negatif.

Bukan hanya cap jiki aja, kegiatan ini juga membuat beberapa pedagang miras dan prostitusi yang ada di sekitar perjudian tersebut sangat bebas berjualan.

“Kami menerima banyak laporan warga terkait maraknya perjudian jenis cap jiki, penjualan Miras hingga prostitusi (PSK).” Ujar salah satu pengurus LSM GMBI saat ditemui.

Berdasarkan info dilapangan yang diperoleh Team Redaksi Hallo Jatim berawal dari laporan warga yang resah terhadap kegiatan yang berada di rel Kereta Api kilo meter 63 yang berdekatan dengan pasar larangan Kecamatan Candi.

Warga Ingin meminta aparat penegak hukum jangan sampai menutup mata tentang terjadinya kegiatan tersebut. menurutnya, perjudian itu sangat besar pendapatannya, setiap hari bisa ± ratusan juta.

Dengan adanya info tersebut media ini mencoba mengklarifikasi kepada pihak kepolisian terkait keresahan warga tentang adanya penyakit masyarakat (Pekat) yang beroperasi di kawasan pasar larangan Sidoarjo.

Kepada media ini, Kasat Reskrim Kompol Ali Purnomo, SIK saat dihubungi melalui pesan singkat WhatApps pribadinya enggan memberikan keterangan terkait adanya kegiatan tersebut. Awalnya disuruh datang kerungannya, namun setelah didatangi terkesan enggan memberikan keterangan dan diduga menghindar. Sabtu (14/03/2020).

Diwaktu yang sama, Komisaris Besar Polisi Sumardji selaku Kapolresta Sidoarjo kepada media ini memaparkan, akan melakukkan tindakan tegas terkait perjudian itu.

” Kami akan tugaskan Resmob untuk melakukan penangkapan, agar Sidoarjo bisa lebih baik. Terima kasih atas infonya.” ujar Sumardji saat dihub media ini.

Ironisnya, dihari yang sama (malam), kegiatan pekat yang biasanya dilakukan diarea kawasan tersebut tiba tiba senyap alias tidak ada aktifitas. Diduga info tersebut telah bocor. (bersambung)

@Tim

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi