HukrimPolda Jawa Timur

Penyelundupan 27.542 Ekor Benih Lobster Berhasil Diamankan Ditreskrimsus Polda Jatim

SURABAYA, HALLOJATIMNEWS.com|| Ditreskrumsus Polda Jatim ungkap kasus Perikanan pertama kali di Tahun 2020 pada saat wabah pandemi Covid 19.Sebanyak 27.542 (dua puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh dua) yang berisi Ekor Benih Lobster diamankan tim Tim penyidik Unit IV Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, di Tol Kejapanan Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan 1 (satu) mobil Avanza warna hitam dengan Nopol G 9486 NM yang didalamnya membawa 1 (satu) Styrofoam benih Lobster sekitar pukul 01.00 WIB, pada senin (06 April 2020). malam

Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setiyawan didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K bersama Kasubdit IV Tipidter Kompol Wahyudi dan Bapak. Muhlin dari Balai Karantina Ikan Kendali Mutu surabaya I ( fish Qurantine ),mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya upaya penyelundupan benih lobster melalui Lombok yang akan melintas di wilayah Jawa Timur tujuan di bawa ke Apartemen Hight Point Petra Surabaya untuk dilakukan penyegaran dan pemackingan ulang dan siap diselundupkan dengan tujuan Singapore Via Batam.

Menurutnya, saat dilakukan penelusuran pada daerah-daerah yang biasa dilakukan sebagai lokasi transit di sekitar Jalur Udara dan darat, petugas melihat ada beberapa orang yang tidak diketahui identitasnya sedang melakukan bongkar muat box dari sebuah mobil mobil Avanza warna hitam dengan Nopol G 9486 NM yang didalamnya membawa 1 (satu) Styrofoam, berisi 27.542 (dua puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh dua) ekor benih lobster yang terdiri dari 26.222 (dua puluh enam ribu dua ratus dua puluh dua) ekor benih lobster jenis pasir dan 1.320 (seribu tiga ratus dua puluh) ekor benih lobster jenis mutiara.

Saat tim mendekati kegiatan bongkar muat tersebut, mereka langsung melarikan diri dan dilakukan pengajaran.

“Karena situasi malam, para pelaku berhasil diamankan berinsial AJ, asal Ds. Mulyorejo Kec. Tirto Kab. Pekalongan dan MDS, Asal Jl. Teladan I Ds. Lubuk Aman Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau, kata Kombes Pol
Kombes Pol Gidion Arif Setiyawan, saat konferensi pers di balai wartawan, Kamis (9/4/2020) Siang.

Kemudian, tim mengamankan dan membawa 1 (satu) Styrofoam
yang diduga berisi benih lobster ke kantor Mapolda Jatim dan setelah itu berkoordinasi dengan Balai Karantina Ikan Kendali Mutu surabaya I ( fish Qurantine ) untuk proses lebih lanjut.

Pihaknya menyebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari Satu Styrofoam berisi 27.542 (dua puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh dua) ekor benih lobster yang terdiri dari 26.222 (dua puluh enam ribu dua ratus dua puluh dua) ekor benih lobster jenis pasir dan 1.320 (seribu tiga ratus dua puluh) ekor benih lobster jenis mutiara dalam keadaan hidup.

“Benih lobster ini dikemas dalam
kantong plastik beroksigen, dengan nilai lebih kurang Rp 42 milyard rupiah, ” sebutnya.

Tindakan selanjutnya, bersama Balai Karantina Ikan Kendali Mutu surabaya I ( fish Qurantine ) melakukan pelepasliaran ke habitat dengan lokasi yang sudah ditentukan oleh Balai Karantina Ikan Kendali Mutu surabaya.

Sementara itu, juga dilakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku yang berhasil melarikan diri tersebut.

Akibat perbuatan para tersangka sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 56 Tahun 2015 belum dicabut dan masih berlaku sehingga segala tindakan yang dilarang dalam aturan itu merupakan tindak pidana dan dalam kasus ini diancam dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan pidana denda senilai Rp. 4 milyar.

Reporter : Cak Hand.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi