Peristiwa

Kasus Dua Kasir Yang Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan, Munculkan Misteri..!!

Sidoarjo – Kasus dua orang kasir wanita berinisial AM (32) dan RM (30) terkait peristiwa yang telah menimpa mereka yang dituduh telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 481.460.000 juta hingga saat ini masih misteri.

Pasalnya, kedua kasir ini beberapa beberapa waktu silam sempat datang ke kantor LSM BPPI yang berkantor di desa panjunan gang buyut sara, kec. Sukodono, kab Sidoarjo beberapa waktu silam sempat menangis memohon bantuan kepada lembaga tersebut.

Ironisnya, setelah kasus ini ditindak lanjuti oleh Khoirul Soleh SH selaku ketua DPD BPPI Kab. Sidoarjo hingga ke ranah hukum Mapolresta Sidoarjo tiba tiba kedua kasir tersebut menghentikan perkara tersebut kepada LSM BPPI tanpa alasan yang tidak masuk akal.

“Kami sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh kedua kasir ini. Padahal ketika mereka datang kesini memohon bantuan terkait perkara yang dialaminya, kita sudah bertindak sudah sejauh ini namun tiba tiba tanpa alasan yang jelas mereka meminta pencabutan kuasa” ucap Khoirul saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/06/2022).

Berita sebelumnya :

https://www.hallojatimnews.com/2022/06/09/dituduh-gelapkan-uang-perusahaan-dua-kasir-datangi-disnaker/

Yang saya herankan, masih kata Khoirul, hal ini tiba tiba terjadi “setelah kita layangkan surat somasi kepada perusahaan mereka dengan tembusan kepada Polresta Sidoarjo, LSM BPPI DPW Jatim, Kantor Hukum Merah Putih, Disnaker Sidoarjo dan PT. Media Hallo Jatim, namun sampai saat ini surat somasi tersebut belum ada tanggapan, tapi tiba-tiba mereka berdua (dua kasir) mencabut kuasa tersebut.” Geram Khoirul.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus kedua kasir yang dituduh menggelapkan uang perusahaan, LSM BPPI melakukan tindakan atas permohonan bantuan dari kedua korban tersebut hingga ke ranah hukum. Namun ketika perkara ini sudah ditindak lanjuti hingga ke kepolisian Polresta Sidoarjo, tiba tiba kedua korban memberikan surat apresiasi dan ucapan terima kasih sekaligus memutuskan kuasa yang dari awal di kuasakan ke LSM BPPI secara lisan.

Kedua kasir saat datang ke kantor LSM BPPI Menanggapi hal ini, Khoirul merasa heran dan terkesan aneh, pihaknya mengaku tindakan yang dilakukan oleh BPPI sudah tegas dan terukur. Hingga sampai di sini tampak banyak misteri.

“Saya selaku ketua LSM BPPI sebagai control sosial masyarakat tidak akan berhenti disini saja. Kami akan lanjutkan sampai terkuak misteri ini. Dasar kami melanjutkan perkara tersebut agar tidak ada lagi korban berikutnya.” Pungkasnya

Sementara itu, Abdur Rachman selaku pimpinan redaksi media Hallo Jatim perintahkan anggotanya untuk tetap kawal kasus tersebut.

“Terkait kasus ini terkesan sangat aneh karena awalnya mereka minta tolong sambil menangis, setelah perkara tersebut ditindak lanjuti mereka berdua memutuskan secara sepihak tanpa kordinasi dan alasan yang jelas.” Ucap Rachman.

Menindak lanjuti hal tersebut, Rachman yang juga menjabat sebagai ketua DPD organisasi pers SWI (Sindikat Wartawan Indonesia) Kab. Sidoarjo secara tegas perintahkan anggotanya untuk tetap mengawal perkara tersebut hingga tuntas.

“Kita akan terus pantau perkara ini, dan saya sudah perintahkan anggota kami untuk terus menguak misteri ini.” Tegasnya.

@deft

Back to top button