BUMNDaerah

Rumah Sakit Syamrabu Sudah Memberlakukan Blanko Terbaru BIAKESMASKIN.

BANGKALAN || HALLOJATIMNEWS.com – Untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan Rumah Sakit terhadap masyarakat serta Mengantisipasi penyalahgunaan rekom biaya kesehatan masyarakat,Rumah Sakit Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan Madura telah menerbitkan blanko terbaru tentang pembiayaan kesehatan masyarakat miskin BIAKESMASKIN.

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Wakil Direktur Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan Dr.Farhat perihal update blanko pengantar Biakesmaskin pihak nya menyambut baik karena selain terperinci dan lengkap di sana tertera tanda tangan pemohon dan kepala Desa di sertai materai 6000 supaya tidak di salah gunakan dan sesuai dengan data asli.

“Dengan adanya blanko terbaru ini mas menepis kekhawatiran kami pihak rumah sakit terhadap penyalahgunaan surat pengantar Biakesmaskin,karena di sana sudah lengkap dan sangat rinci bahkan ada tanda tangan dari pemohon maupun dari pihak kepala Desa sehingga nantinya jika data tersebut di isi tidak sesuai kriteria masyarakat miskin atau tidak mampu maka di sana ada konsekuensinya yakni ancaman pidana.”Ujar Farhat saat di temui di ruangan kerjanya Selasa 14/01/2020.

Untuk ancaman Pidananya Farhat menjelaskan bahwa pada blanko sudah tertera yakni UU No. 13 Tahun 2011 Pasal 42 dan pasal 11 ayat (3)menyebutkan, Setiap orang yang memalsukan data verifikasi dan validasi atau memalsukan data fakir miskin baik yang sudah diverifikasi dan divalidasi maupun yang telah ditetapkan oleh Menteri, terancam pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).”imbuhnya.

“Untuk blanko terbaru pengantar pembiayaan kesehatan masyarakat mulai Januari 2020 sudah dapat di berlakukan dan nama pemohon yang di cantumkan dalam kolom sudah otomatis terverifikasi dan masuk dalam Basis Data Terpadu(BDT).”Pungkasnya.

Penulis : Aris

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button

Kontak Redaksi