HukrimKomunitasNasionalNewsPolresatabes

Aksi Solidaritas Puluhan Seniman Luruk Kantor Polisi minta Keadilan terhadap Pemukulan MC

SURABAYA || HALLOJATIMNEWS – Polsek Tambaksari, Polrestabes Surabaya hari ini diluruk puluhan seniman. Aksi Solidaritas para seniman yang terpanggil lantaran sebuah “profesi” telah dilecehkan oleh dua orang bersaudara ini terjadi di Pacar Kembang Gang V Surabaya pada tanggal 12 oktober 2019.

Menurut para seniman yang ditemui oleh awak media, ternyata pemukulan itu bukan hanya pada MC, tp juga pemegang tamborin dan personil gitar melodipun hampir jadi sasaran. Mirisnya lagi, kelakuan tak pantas tersebut didepan beberap anak – anak yang sedang berada didepan panggung.

Berita Terkait : https://www.hallojatimnews.com/viral-video-pemukulan-seorang-mc-diatas-panggung-menjadi-buah-bibir-di-kalangan-seniman.html

Korban Usman, saat diperiksa Polisi terkait pemukulan diatas panggung

Kapolsek Tambaksari Surabaya, Kompol Gatot harianto SH, langsung menerima dan menindak lanjuti aksi solidaritas para seniman tersebut, dalam penyampaiannya, pihaknya akan tindak lanjuti masalah ini secara profesional.

“Proses hukum tetap berjalan, dan sementara masih dalam penyelidikan, mohon teman teman seniman percayakan pada Polisi. karena kasus ini sebelum teman teman datang ke polsek tambaksari , pihak kami sudah dilakukan penyelidikan terkait video tersebut.” Tegas Gatot, dihadapan puluhan orang dalam aksi solidaritas seniman yang berada di Mako Polsek Tambaksari. kamis (24/10).

Dikesempatan yang sama, H. Dahlan selaku salah satu moderator aksi solidaritas seniman memaparkan, “kedatangan kami kesini ini tak lain adalah rasa kepedulian kami terhadap sesama profesi seniman. Lantaran profesi kami telah dilecehkan dan berharap tidak ada yang kedua kalinya.” paparnya.

Baca Juga : https://www.hallojatimnews.com/terkait-pemukulan-mc-gabungan-seniman-surabaya-bakal-luruk-pihak-terkait.html

Pihaknya juga menjelaskan, hari ini mungkin hanya ada puluhan yang hadir dalam aksi solidaritas ini. Namun tidak akan menutup kemungkinan akan ada ratusan bahkan ribuan aksi solidaritas yang akan turun demi menegakkan keadilan.

Senada juga disampaikan oleh H.Nawadi selaku ketua umum Aliansi Madura Perantau (AMP), selaku Ketua umum pihaknya turut prihatin atas kejadian yang menimpa seniman dangdut tersebut. Menurutnya, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan keadilan harus ditegakkan.

“kami akan mengawal kasus tersebut demi “profesi seniman”, dan berharap agar kasus tersebut bisa menjadi contoh pada masyarakat bahwasanya pemukulan dan tindakan arogansi itu tidak dibenarkan. Negara kita adalah negara hukum, jadi jangan semena mena apalagi merasa kebal hukum.” tegasnya.

Sementara korban pemukulan (Mc), atas nama bapak usman telah dilakukan pemeriksaan oleh Reskrim Polsek Tambaksari. Terkait hal ini, Petugas sebelumnya sudah melakukan tindakan berupa investigasi dari beberapa saksi hingga tuan rumahpun juga sempat didatangi.

Sampai berita ini diturunkan, Polisi masih mencari terhadap kedua pelaku pemukulan seniman (MC) yang sedang viral dan menjadi buah bibir di masyarakat. @Tim/red (Bersambung).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Kontak Redaksi