Polresatabes

Sambut HUT RI 74 Tahun 2019,Megahnya Mako Polrestabes Surabaya dengan Hiasan Gapura Kemerdekaan

Surabaya, hallojatimnews – Kemeriahan yang dilakukan Polrestabes Surabaya dalam memperingati HUT ke-74 RI, dengan membangun Gapura yang berdiri gagah untuk mengikuti Festival Gapura Cinta Negeri.

Acara yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kementerian Dalam Negeri ini dimulai tanggal 17 Juli hingga 17 Agustus 2019.

Ada yang menarik dari tampilan gapura yang dimiliki Polrestabes Surabaya ini ada arti dan motif serta Kreatifitas yang dibuat oleh Anggota Polrestabes Surabaya mulai dari selamatan sebelum mendirikan gapura.

Kapolrestabes Surabaya sangat tertarik dengan adanya festival Gapura Cinta Negeri ini, sangat berterimakasih kepada Waka Polrestabes Surabaya yang menggerakan dan menggeloarakan semangat anggota untuk membangun gapura ini,” Kata Kombes Pol Sand Nugroho.

“ Seperti halnya gambar tangan menggenggam bendera merah putih mempunyai arti bahwa Indonesia benar-benar mengukuhkan telah merdeka selama 74 tahun. Kemerdekaan benar-benar telah dirasakan oleh segala lapisan rakyat Indonesia.” Ucap Kapolrestabes Surabaya

“Indonesia benar-benar sudah mandiri, baik dalam hal ekonomi, teknologi, seni budaya, dll. Indonesia benar-benar semakin mengokohkan posisinya di dunia internasional, bahwa Indonesia adalah negara yang kuat.” Tambahnya

“Hal ini senada dengan slogan Hari Kemerdekaan tahun 2019 ini, yakni SDM Unggul Indonesia Maju.” Semangat Kapolrestabes Surabaya.


Adapun motif kain batik dalam gapura ini memberikan kesan menarik jika dilihat dan terkesan Indonesia Banget.

“Surabaya adalah bagian dari Jawa Timur., Jawa Timur adalah bagian dari pulau Jawa. Salah satu kekhasan produk dari masyarakat Jawa adalah kain batik. Keindahan kain batik tidak dipungkiri lagi telah memukau dunia.” Seru Kapolrestabes Surabaya

“Sehingga, dalam hal ini Polrestabes Surabaya merasa bangga telah menjadi bagian dari Jawa Timur dan Indonesia, dengan ikut melestarikan budaya Jawa yakni kain batik.” Kata Alumnus Akpol tahun 1995 peraih Adhi Makayasa.

Berikut Arti dari gambaran dalam Gapura * TANGAN KEATAS MENGGENGGAM EMRAH PUTIH *
memiliki arti : Kita masyarakat indonesia dari semua lapisan kalangan tidak ada perbedaan sedikit pun untuk mempertahankan indonesia dari usaha usaha yang ingin memporak pondakan bangsa indonesia dengan cara apapun.

NKRI HARGA MATI Kepalan tangan yang menggenggam erat bendera merah putih merupakan perwujudan semangat yang tidak hanya didasari oleh keberanian ( warna merah ) tapi juga keluhuran dan ketulusan niat ( putih ) untuk indonesia.

LOGO 74 Tak gentar dan tak goyah untuk terus menpertahankan NKRI. Mempertahankan keberagaman bangsa semata untuk NKRI hingga diusia yang akan terus bertambah dari masa ke masa dari generasi ke generasi.

GARUDA PANCASILA Burung garuda berwarna kuning emas mengepakkan sayapnya dengan gagah menoleh ke kanan. Dalam tubuhnya mengemas kelima dasar dari Pancasila. Di tengah tameng yang bermakna benteng ketahanan filosofis, terbentang garis tebal yang bermakna garis khatulistiwa, yang merupakan lambang geografis lokasi Indonesia. Kedua kakinya yang kokoh kekar mencengkeram kuat semboyan bangsa Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda, Namun Tetap Satu“.


Secara tegas bangsa Indonesia telah memilih burung garuda sebagai lambang kebangsaannya yang besar, karena garuda sebagai burung yang penuh percaya diri, energik dan dinamis. Terbang dengan kepakan sayap menguasai angkasa dan terus peka mengintai dan memantau keadaan sendiri.

Garuda adalah sosok lambang pemberani dalam mempertahankan wilayah, tetapi dia juga tetap respek dan menghormati wilayah milik yang lain sekalipun wilayah itu milik sekor burung emprit sekalipun.

Dominasi kuning emas melambangkan bangsa yang besar dan berjiwa priyagung sejati dan setia yang turun temurun.

MAKNA KESELURUHAN GAPURA :
Keberhasilan bangsa Indonesia dalam meraih cita-citanya menjadi negara yang merdeka bersatu dan berdaulat pada tanggal 17 Agustus 1945, hingga saat ini dan masa depan tetap akan mewarisi sifat sifat yang menghormati keberagaman tradisi budaya dan agama. Dengan semangat dan tujuan yang tak lain adalah untuk kesejahteraan rakyat indonesia .


Indonesia adalah negara yang tidak akan lupa kacang pada kulitnya.
NKRI HARGA MATI.( Pri ).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Kontak Redaksi